Oleh : Dwi Nur Luthofah, S.Pd

 Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh.

Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga selalu Allah beri kemudahan dalam setiap langkah kita, terutama dalam hal yang Allah ridhoi.

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam yang telah memberikan segala ketetapan yang terbaik untuk kita, serta senantiasa memberikan kita nikmat tak terhingga dari sejak kita dilahirkan, lalu dalam buaian orang tua, hingga saat ini membaca tulisan ini.

Tak lupa juga, shalawat dan salam yang selalu kita limpahkan pada Rasulullah shalallahu’alayhi wasallam yang senantiasa bersabar demi tegaknya agama Allah serta membimbing kita dalam segala aspek kehidupan, yang semoga kelak Allah kumpulkan kita semua bersama dengan beliau di surga Allah subhanahu wa ta’ala.

Pada hari ini, 2 Dzulhijjah 1441, yang merupakan salah satu dari 10 hari yang memiliki keutamaan yang besar di bulan Dzulhijjah, saya akan memberikan penjelasan yang insyaallah bermanfaat untuk para siswi SMA Future Gate putri yang semoga senantiasa dirahmati Allah.

Hal yang akan disampaikan adalah tentang KKM, kriteria kenaikan kelas dan kriteria kelulusan siswi.

Pertama, apa itu KKM?

KKM adalah Kriteria Ketuntasan Minimal. Setiap guru di sekolah manapun akan diminta untuk membuat KKM di masing-masing pelajaran yang diampunya. Selain itu, biasanya sekolah langsung memberikan ketetapan tentang KKM yang harus dimiliki oleh setiap pelajaran. KKM antara satu sekolah dengan sekolah lain pun bisa berbeda. Kenapa demikian? Mari kita bahas apa yang membedakannya.

Hal-hal yang menentukan pembuatan KKM adalah kompleksitas, daya dukung dan intake siswa. Nah, kompleksitas ini adalah tingkat kesulitan pelajaran atau kompetensi yang dicapai. Lalu daya dukung adalah sarana ada fasilitas belajar, bisa juga dari kemampuan gurunya. Dan yang terakhir adalah intake siswa yaitu dinilai dari kira-kira seberapa cepat siswa mampu memahami materi tersebut. Jadi, KKM itu dibuat berdasarkan hal-hal diatas ya, bukan berdasarkan subjektivitas semata.

Selanjutnya, KKM di SMA Future Gate sendiri adalah 75 untuk semua mata pelajaran. Namun bisa berbeda untuk setiap kompetensi dasar atau bab didalam mata pelajaran. Dan KKM ini sangat penting dalam kurikulum 2013 ini terutama di rapotnya. Dari KKM ini, ketika kalian menerima rapot, kalian bisa lihat predikat dari nilai kalian. Coba perhatikan keterkaitan KKM dengan predikat nilai di rapot. Jika KKM 75, maka nilai 100-75 = 25 : 3 = 8,3.

Sehingga nilai 75-82 memiliki predikat C, nilai 83-91 memiliki predikat B dan nilai 92-100 memiliki predikat 100.

Begitulah penjelasan tentang KKM yang semoga setelah teman-teman membaca ini, akan menjadi lebih semangat ya.

     Kedua adalah tentang kriteria kenaikan kelas. Mungkin ada yang bertanya, memang ada bu di FG yang pernah ga naik kelas. Nah, jawabannya tentu saja ada atau akan ada jika syarat-syarat kenaikan kelas tidak terpenuhi. Berikut adalah syarat-syarat kenaikan kelas:

1. Kehadiran dalam satu tahun minimal 90%

Di data terakhir yang saya dapatkan, bahwa di rapot sendiri tidak boleh ada lebih dari 15 hari ijin, sakit apalagi alpa. Jadi, kalian harus bijak ya dalam menentukan ketidakhadiran, terlebih lagi kalau itu tidak terlalu penting.

2. Rata-rata nilai sikap di rapot adalah B

Jadi, kalau nilai sikap kalian ada yang C, harus segera cari tau penyebabnya yaa.

3. Target tahfidz tercapai

Nah, yang ini penting banget. Apalagi kalau kalian bisa mencapai target lebih banyak. Insyaallah banyak kebaikan yang akan kalian dapatkan.

4. Nilai dibawah KKM 75 tidak lebih dari 2 mata pelajaran dalam setahun

Gimana caranya supaya nilai rapot KKM tidak dibawah 75? Caranya memastikan kalau nilai harian kalian minimal 85 bahkan 100. Karena prosentase nilai harian di rapot mencapai 70% dan sisanya ada penilaian akhir semester atau akhir tahun.

Namun teman-teman, perlu dipahami dan digaris bawahi bersama, bahwa nilai bukanlah akhir dari sebuah pembelajaran. Didalamnya ada proses yang jauh lebih penting, sehingga kebutuhan siswi dalam menerapkan adab dan perilaku yang baik terhadap guru dan juga sesama temannya merupakan sebuah keharusan. Sehingga ilmu yang diajarkan oleh guru jauh lebih bermanfaat dan lebih mudah untuk diserap.

Nah, jadi kriteria kenaikan kelas di sekolah kita ada empat ya. Dan itu harus terpenuhi seluruhnya sebagai syarat supaya bisa naik kelas.

     Selanjutnya pembahasan terakhir adalah kriteria kelulusan.

Untuk kriteria kelulusan, hampir mirip dengan kriteria kenaikan kelas. Hanya saja ditambah dengan satu kriteria penting yang khas untuk kelas 12, yaitu telah mengikuti seluruh rangkaian ujian mulai dari ujian tahfidz, ujian praktek, ujian sekolah atau ujian akhir.

Nah biasanya teman-teman, untuk kriteria di atas ada beberapa siswi yang seringnya terjanggal di masalah kehadiran. Maka, kita perlu belajar dari pengalaman, supaya hal tersebut tidak terjadi pada kita.

Demikian pembahasan mengenai tiga hal penting yang perlu kalian ketahui sebelum proses pembelajaran dilakukan. Semoga kita semua menjadi orang-orang yang selalu Allah mudahkan langkahnya dalam meraih ridho dan pahala dari Allah subhanahu wa ta’ala.

Jika ada pertanyaan, dipersilakan untuk bertanya ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *